404 Not Found


nginx/1.4.6 (Ubuntu)
October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

ARSIP

PENULIS

100 RESEP BERKAT

100 resep berkat

Miliki Segera Renungan Seputar Berita Kasih Tuhan

Hubungi:
Ibu Ribka Linida

Telp. 0231 – 230197
Fax. 0231 – 210062
HP. 0812 2156792

DI BATAS KELEMAHAN

1 Raja-raja 19:1-4

 

Berkatalah orang Yehuda: “Kekuatan para pengangkat sudah merosot dan puing masih sangat banyak. Tak sanggup kami membangun kembali tembok ini.”

(Nehemia 4:10)

 

Ketika pembangunan kembali tembok kota Yerusalem akan dimulai, semangat seluruh rakyat begitu menggebu. Pekerjaan berjalan dengan sangat lancar sehingga sebentar saja pembangunannya sudah terlihat nyata. Tapi ketika pembangunan itu tiba pada masa setengah jalan, semangat mereka mulai mengendur. Bahkan orang Yehuda berkata bahwa mereka sudah tidak sanggup lagi melanjutkan pekerjaan. Apalagi musuh kelihatan makin tidak senang pada kegiatan mereka dan berusaha menyerang terus.  Ketika kita baru mengenal Tuhan, semangat begitu menggebu untuk beribadah. Tapi saat sudah setengah jalan, semangat beribadah adakalanya melemah.

Sangat kontras sekali bahwa setelah memenangkan pertarungan dengan ratusan nabi Baal di gunung Karmel, Elia menjadi takut mendengar ancaman ratu Izebel yang akan membunuh dia.  Mengapa nabi Elia menjadi begitu lemah dan takut padahal baru saja ia mengalami kemenangan yang luar biasa? Mengapa nabi Elia merasa ingin mati saja setelah mendengar ancaman Izebel? Jiwa dan raganya begitu lelah setelah peristiwa di gunung Karmel, begitu banyak pukulan batin yang ia hadapi saat itu, antara lain: Dari seluruh bangsa itu tidak ada satu pun yang memberi respon positif kepada Tuhan saat nabi Elia menantang untuk mengikuti Tuhan atau Baal (1 Raja 18:21). Elia begitu terpukul melihat bahwa hati bangsa itu sama sekali tidak ada yang condong kepada Tuhan yang telah memelihara hidup mereka padahal selama itu ia telah banyak menyatakan kebenaran Firman Tuhan kepada mereka.

Dua kali Allah menyediakan makan dan minum bagi Elia, demikian juga kita harus memiliki kekuatan Firman Tuhan dan Roh Kudus dua kali ganda sebagai bekal kekuatan untuk menghadapi keadaan akhir zaman. (AHM)

Dengan kekuatan Firman Tuhan dan Roh Kudus dua kali ganda kita akan sampai ke gunung Allah.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>