September 2014
M T W T F S S
« Aug    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

ARSIP

PENULIS

100 RESEP BERKAT

100 resep berkat

Miliki Segera Renungan Seputar Berita Kasih Tuhan

Hubungi:
Ibu Ribka Linida

Telp. 0231 – 230197
Fax. 0231 – 210062
HP. 0812 2156792

KEMATIAN YANG TRAGIS

Lukas 3:3-9

Atau sangkamu kedelapan belas orang yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya daripada kesalahan semua orang lain yang tinggal di Yerusalem?

(Lukas 13:4)

 

Sebuah pesawat terbang jatuh di laut dan menenggelamkan semua penumpangnya. Sebuah mobil berpenumpang terjun dari atas tempat parkir bertingkat di mal. Seorang pejalan kaki tewas tertimpa papan reklame. Yang lain mati tersambar petir. Ketika melihat orang yang meninggal dengan cara yang tragis, terkadang muncul pertanyaan : ”Apa dosa mereka, hingga mereka harus mati dengan cara demikian?” Orang kerap menuduh hal itu terjadi karena ada ”dosa besar” yang telah dilakukan sang korban.

Pandangan semacam itu sudah muncul sejak zaman Yesus. Suatu hari, delapan belas pekerja bangunan mati tertimpa menara Siloam yang baru mereka bangun. Menara ini adalah proyek pemerintah Romawi, sang penjajah. Maka, orang pun berkata: ”Itulah hukuman bagi mereka yang mau bekerja sama dengan penjajah!” Mereka mengira, jika Allah membiarkan seseorang mati secara tragis, pasti ada yang tidak beres dalam hidupnya. Ada ”dosa serius”. Namun Yesus membantah pandangan ini. ”Dosa mereka tidak lebih besar dari dosamu”, kata-Nya. Kita tidak boleh menilai layak tidaknya seseorang di mata Tuhan dari  cara matinya, tetapi dari cara hidupnya. Sudahkah ada sebuah pertobatan dalam hidupnya. Orang yang matinya ”terhormat” pun bisa kualat jika seumur hidupnya tidak bertobat.

Sudahkah kita memiliki buah pertobatan? Apakah tingkah laku kita saat ini sudah lebih baik dibanding dengan tahun-tahun lalu? Apakah kita sudah menjadi lebih sabar dan mampu menyangkal diri? Hidup beriman  tanpa pertobatan jauh lebih parah dan berbahaya daripada sebuah kematian yang tragis.(JRT)

 

Hasilkanlah buah pertobatan selagi kita masih diberi kesempatan hidup.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>