The page you were looking for doesn't exist.

You may have mistyped the address or the page may have moved.

If you are the application owner check the logs for more information.

December 2014
M T W T F S S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

ARSIP

PENULIS

100 RESEP BERKAT

100 resep berkat

Miliki Segera Renungan Seputar Berita Kasih Tuhan

Hubungi:
Ibu Ribka Linida

Telp. 0231 – 230197
Fax. 0231 – 210062
HP. 0812 2156792

KETELADANAN YESUS

Matius 4:1-11

 

“Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

(Yohanes 13:15)

 

Tuhan Yesus secara mendasar selalu menginginkan agar apa yang Dia katakan, apa yang Dia buat, itu menjadi contoh yang baik bagi semua pengikutnya yaitu orang percaya. Sebagai hamba Tuhan, Rasul Paulus juga ingin agar kehidupannya menjadi teladan bagi jemaat Tuhan. “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” (1 Korintus 11:1). Paulus mendorong jemaat Filipi agar apa yang telah mereka lihat dan dengar dari Rasul Paulus menjadi teladan untuk mereka lakukan.

Dalam status dan kedudukan, sebenarnya Yesus bisa menolak untuk dipimpin/ dibawa oleh roh ke padang gurun, tetapi dalam hal kebenaran, Yesus tidak memberikan contoh yang salah tetapi memberi contoh yang baik, yaitu taat. Walaupun Dia adalah Tuhan, oknum Tritunggal Allah, tetapi Yesus tetap tunduk dan taat dalam pimpinan Roh Kudus. Dalam masa pengujian atau pencobaan itu, tiga kali iblis mencobai Yesus, tetapi semuanya ditolak Yesus. Apakah Yesus tidak berkuasa untuk melakukan apa yang diminta iblis, seperti menjadikan batu menjadi roti? Lebih dari menjadikan batu menjadi roti, membuat roti menjadi batu pun Yesus sanggup lakukan. Lalu mengapa Yesus tidak melakukan bujukan iblis? Karena yang menginginkan itu adalah iblis. “Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Matius 4:10). Yesus tidak mau tunduk kepada perkataan iblis. Apa pun kata iblis tidak boleh didengar apalagi dituruti. Terhadap kebenaran katakan: “Ya” dan katakan: “Tidak” kepada yang tidak benar. (FSHP)

 

Kalau Yesus yang adalah Tuhan mau taat kepada pimpinan Roh Kudus, apalagi kita manusia, orang percaya, seharusnya kita taat kepada Roh Kudus.

 

 

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>